INTEGRATED PERFORMANCE MEASUREMENT SYSTEM

10 Jul

Integrated Performance Measurement System merupakan sistem pengukuran kinerja organisasi yang terintegrasi. Pengukuran mutu rumah sakit dengan metode ini dilakukan dengan jalan: mengidentifikasikan stakeholder requirement, melakukan kegiatan membandingkan (benchmarking) dengan  pesaing  (external  monitor) dari  sisi kebutuhan (requirement), mengidentifikasi tujuan   (objective) dari masing-masing kebutuhan stakeholder (stakeholder requirement), mengidentifikasikan Key Performance Indicators, dan merekomendasikan  sistem  pengukuran  kinerja  berdasarkan  hasil  evaluasi  yang  dilakukan. Pengukuran  kinerja dengan metode Integrated Performance Measurement Systems merumuskan  32 Key Performance Indicators (KPI) yang dapat menggambarkan kondisi rumah sakit. Dimana kinerja rumah sakit (level bisnis induk) diperoleh dari hasil  pengukuran kinerja tiap instalasi (level unit bisnis), kinerja instalasi hasil pengukuran dari tiap poli (level  bisnis  proses), dan kinerja poli diperoleh dari hasil  pengukuran  KPI  pada  level  aktivitas (Baskoro, 2006).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: